Buku Pencerahan

Jumpa Illahi Lewat Kisah

Kehidupan manusia bagai pelita. dia akan mati dengan sendirinya bila minyaknya habis. dia akan selalu menyala terang, bila minyaknya ditambah. dia akan lebih cepat mati, bila tangki minyaknya bocor.
setiap manusia yang lahir ke bumi, telah diberikan oleh Alloh, gudang rezekinya dan jatah usianya. manusia tidak akan mati bila gudang rezekinya masih ada, dan jatah usianya masih ada. walaupun dia diserang oleh penyakit berat apapun, atau mengalami kecelakaan hebat apapun.
kematian hanya terjadi bila gudang rezeki sudah kosong, dan jatah usianya habis. walaupun dia sedang berpesta pora, atau sedang tidur di kasur empuk.
berbuat kebajikan, amal sholeh, seperti silaturahmi dan sedekah akan menambah gudang rezeki dan menambah jatah usia. sehingga orang yang suka berbuat amal kebajikan rezekinya selalu berlimpah dan panjang umur.
sebaliknya orang yang suka bermaksiat dan berbuat dosa, akan mengurangi gudang rezeki dan jatah usia. sehingga ahli maksiat rezekinya seret, gali lubang tutup lubang, dan umurnya pendek.
belajar dari kisah, membukakan hati untuk selalu bermuhassabah dalam perbaikan yang mengantarkannya kepada Ridho Illahi.

Hidup itu Nikmat

Perjalanan hidup manusia bagai perlajanan matahari, terbit, mencapai puncak, dan tenggelam. Puncak perjalanan matahari pada jam dua belas siang, dan puncak perjalanan manusia pada usia empat puluh tahun. Naik ke puncak adalah perjuangan, tenggelam ke peraduan adalah hasil perjuangan.
perjuangan mendapatkan rezeki akan selaras dengan peningkatan iman. sebelum usia mencapai empat puluh tahun, manusia harus kerja keras membanting tulang untuk mendapatkan nafkah. hal itu karena iman mereka masih lemah, hati mereka lebih condong pada kemewahan dunia. Akibatnya dunia akan sulit dicari. setelah usia lebih dari empat puluh tahun, maka manusia harus lebih condong pada kehidupan akherat. Menguatkan aqidah, istiqomah dalam beribadah, dan mulia akhlaknya. Hati mereka sudah mulai belajar mencintai akherat. Rezeki datang berhambur dari segala arah. mendapatkan rezeki tidak perlu dengan perjuangan serius, karena Alloh sudah mendatangkan dari arah yang tidak terduga.
ada orang sebelum usia empat puluh tahun sudah mendapatkan rezeki dengan mudah. Hal ini disebabkan karena ketinggian imannya, Quwais al Qorni misalnya. Ada juga setelah lewat usia empat puluh tahun tapi rezekinya masih seret, hal ini karena mereka masih lemah iman. Wallohu’alam.

Kunci Perbendaharaan Langit

Tariklah rezeki dengan senyum
Senyumlah, sekali lagi tersenyumlah dengan senyummu yang paling manis. senyum itu indah. senyum itu sedekah, senyum itu mendatangkan banyak sahabat. senyum itu mendatangkan banyak rezeki. berlatihlah tersenyum sebelum membuka usaha. karena usaha apapun akan bangkrut bila kau belum bisa tersenyum. Senyumlah. Manusia itu indah, dan akan tertarik pada manusia yang senyumnya indah. Rezeki itu punya ruh. Dan ruh itu indah. maka rezeki akan tertarik pada orang yang senyumnya indah.
Tariklah rezeki dengan pikiran
Berperasangka baiklah pada Alloh Swt. Alloh Swt akan selalu mengikuti prasangka hamba-Nya. Bila seorang hamba berperasangka baik pada-Nya, maka dia akan mendapatkan semua kebaikan. Bila seorang hamba berperasangka buruk pada-Nya, maka diapun akan mendapatkan apa yang dia sangka. Bila kau berperasangka bahwa Alloh Swt Maha memberi, Maha Kasih Sayang, dan selalu mencurahkan rezeki padamu secara berlimpah, maka Alloh Swt akan melimpahkan rezeki padamu yang berlimpah, dan datang dari segala arah, dan datang setiap saat tanpa terduga.
Tariklah rezeki dengan hati.
apa yang tidak bisa kau dapatkan dengan hati? semua akan kau dapatkan. apa yang tidak bisa kau tarik dengan hati?, semua bisa kau tarik. kau ingin menarik harta, tahta, jabatan, atau wanita, semuanya akan kau dapatkan bila kau mau. ingat hati adalah rumah Alloh Swt. tidak ada yang tidak mungkin di mata Alloh Swt. dialah sumber kekuatan, Dialah pemilik kerajaan alam ini. Semua hati ada di tangan – Nya, semua ruh ada dalam genggaman-Nya. Semua kehendak ada dalam kehendak-Nya. Tidak ada yang bisa menolak-Nya, tidak ada yang mampu menentang kemauan-Nya. Bila Dia berkehendak cukup berkata Jadi, maka Jadilah ia.



Recommended links

  • yogyaruqyahcentre.com
  • nasehatsangguru.com